26
Apr
09

hey people, i’m movin !

yes yes yes i’m movin to my new blog on blogspot happy read ! :*

13
Dec
08

my own

break. take a breath, take sit, than cried. well, silly yes, i cried, dunno why, dunno what to do. i just cried, and tried to hate you, more and more.

13
Dec
08

messed up

this is my last year at high school, next year, i’ll go for university.
my dad force me to go to management. force me. FORCE me. may i decide something for my own life ? i’m not your -whatever-it’s-called- barbie. i wanna go for law or communication. i do not want to study abroad this year, i don’t want to runnin for economics or such of that things, i don’t want to take your business at the future, i don’t want to be what you want. i’m different, ok ? i have my own decision. please, once again, may i decide something for my OWN life ? you’ve made sick for about this hell 2 years runnin for science-suck-program. that time, when i’ve to choose, science or social studies, you said that i’m free to choose my university-program, then now ? you said that i’m not mature enough to make any decision. oh please, for the God sake, i’m tired to fight you dad, i have no power. i’m tired preparing my national exam and the hell another things. my mark doesn’t good enough. i’m not smart enough, i’m not YOU dad.

my relationship ? going well actually, he’s the best for me now. his eyes, his arm, his hair, his hand, everything.
but eum.. i know he love me. i know, no doubt. so, what’s the problem ? hff. hard to say, but i thought i’m not the only one who’s lies in his heart. i felt that, but i can’t say anything, i just eumm.. i can’t say that word. *take a deep breath* loosing him. i wanna be the one for him, the ONLY one.
please, understand me, stop flirting to her, or another girl. i’m hurt when you do that such of things. i’m ugly, green-eyed monster, and naive. :’(

hell, i’m 17th right now, but eumm.. act like i was 13th.

17
Nov
08

when the sky looked sad

The sky were sunless.
The cold wind began to blow.
Very gloomy and frigid out there.
Where are you darl ?
I’ve looking for you all the time.

17
Nov
08

hey world !

hoaahh. lama sekali nggak nulis di blog. banyak kerjaan (dan alasan), kalau setahun yang lalu kerjaannya brkutat pada acara-acara sekolah, dari pensi HUT sampai MTV TAMU ISTIMEWA *best theme* . dari diklat osis sampai serah terima jabatan osis. dari memilih ketua PERGABISWA 2008 *perkemahan gabungan siswa* sampai menyeleksi ketua LUSTRUM VII SMA N 8 yogyakarta (yang akan diadakan mulai desember ini sampai februari 2009 *tunggu updatenya !*). inti nya, sudah banyak waktu yang  dihabiskan untuk menyemarakkan nama delayota (baca : MAEN) nggak terasa, sudah menjelang ujian semester ganjil dikelas 3 ini. mulai sibuk menyusun strategi untuk LULUS dan LOLOS. sadar kalau bukan termasuk siswa” yang pintarnya naudzubilah, mulailah saya mengerjakan soal” UN dan SPMB. satu soal.. dua soall.. eum.. ini bab apa ya ? kelas berapa ? semester apa ? pelajaran apa *lhoh*. hehehe.. ternyata selama ini, saya lebih banyak menghabiskan waktu di ruang osis dari pada di kelas. saya menyesal ? nggak, paling nggak, saya sudah bisa ngasih ’sesuatu’ buat sma 8. (:

 

sekarang, kemana-mana yang dibawa ‘jurus-jurus jitu melewati UN’ ‘SUKSES SPMB’ sekawannya. wew. karena saya pingin masuk psikologi ugm-which is tes masuknya IPS-saya harus belajar dobel. mapel ipa untuk lulus UN dan mapel ips untuk lulus UM ugm. begitu banyak yang harus dilakukan, begitu sempitnya waktu. disisi lain, saya masih banyak dipusingkan. keinginan orang tua untuk menyekolahkan saya diluar negri, atau masuk dijurusan yang tidak saya minati. saya merasa dibohongi, dulu katanya, kalau kuliah, saya dibebaskan untuk masuk kejurusan yang saya sukai. itu kata orang tua saya saat saya ‘dipaksa’ untuk mengambil jurusan ipa di sma ini. saya pun masuk jurusan ipa dengan setengah hati, berharap bisa bebas memilih jurusan di universitas. ):

 

ok, stop mengeluh, stay on plan *tetap di pesawat*. keep smile, keep strugle. (:

 

tentang dy ehem. sudah 8 bulan dijalani. sudah banyak kejadian. sudah banyak yang dibicarakan. masih banyak yang harus dikerjakan, masih banyak yang harus diselaraskan. thanks, God, there’s him. (:

20
Aug
08

SOUNDRENALINE FREE YOUR VOICE

 

 

yippe.

a-lot-of-fun-day.

setelah dengan susah payah mencari mobil pengganti avanza ceria yang diculik ayahnya pipit, telpon sana-sini, nyari mobil nganggur *dan akhirnya didapatlah TARUNA IMUT* saya, icun, galun, pipit, ndud, si pacar,

laras, hunx , bonbon, dengan penuh semangat dan kesempitan didalam mobil, barangkat ke prambanan.

singkat cerita, kita sampe di prambanan jam 11an.

wew.

harusnya sih udah kelewatan beberapa band, tapi ternyata acara molor *wow, acara segede itu bisa molor juga ya ?* and yeahhh..

 

here we goooooo…

club eighties *bener gg ya tulisannya ?*, audi, kerispatih, NAIF, Changcuters, RAN, AFGAN, and many moreeee ..

and my favo favo favo performance :J-Rock and GARASI !!!

FUN !

hey, hunx,  free your voice, you did it right ?

 

hho. bersama teman" !

hho. bersama teman

 

ahhooyy ! panggungnya mantep coy !

ahhooyy ! panggungnya mantep coy !

27
Jul
08

penantian

hhi, tugas pelajaran Bahasa Indonesia, disuruh bikin tulisan dari salah satu benda yang kita pilih,  tulisannya ada yang tulisan ilmiah, dan fiksi, dibawah ini tulisan fiksi yang berupa cerpen. enjoy it ! comment and critics are very-very allowed !

Penantian

Kamu datang lagi, kali ini sendirian. Lagi-lagi duduk dihadapanku.  Ada apa ? Kenapa wajahmu begitu muram? Apa yang mengganggumu ? tanyaku bertubi-tubi. Tapi kamu cuma diam dan menghela napas. Setelah memesan makan, kamu mulai makan dengan khidmat. Beberapakali kamu terbatuk. Barangkali, ada sisa makanan nakal yang membuatmu tersedak. Andai saja aku bisa, aku pasti sudah mengelus punggungmu dengan sayang dan mengambilkanmu minum. Tidak seperti lelaki yang kuketahui sebagai kekasihmu itu, sering kali kulihat, saat kau tersedak, dia malah menyalahkanmu karna makan terlalu cepat. Aku tau kamu terluka, tapi kamu berusaha tertawa.
Pertama kali aku melihatmu, sekitar tujuh hari yang lalu, kalikan dengan dua puluh empat, kalikan dengan enam puluh, kalikan lagi dengan enam puluh, dan yang terakhir kalikan dengan enam puluh. Tiga puluh enam juta dua ratus delapan puluh delapan ribu nano datik sudah kupersembahkan untuk mencintaimu. Coba tambahkan dengan rupiah dibelakangnya. Pasti sudah kuberikan apapun maumu. Walaupun aku tau, kamu tak pernah minta secuil pun materi pada kekasihmu itu. Kamu cuma ingin waktu dan perhatiannya untukmu. Kamu cuma ingin sedetik saja otaknya hanya memikirkan kamu, bukan dia, dia, atau dia yang lain. Sedangkan aku ? kuberikan seluruh sisa hidupku untuk mengagumimu. Aku begitu merindukan waktu untuk dapat melihatmu. Dipenghujung waktu ku ini. Saat teman-teman ku satu persatu mulai diangkat, dan hanya segelintir yang tersisa. Aku ingat saat itu, hari ketiga sejak aku pertama kali memandangmu, kau datang dengannya, berusaha menarik perhatiannya dengan cerita mu, tapi dia hanya mendengar separuh ceritamu, sisanya ? Dia memunggungimu dan berbicara dengan yang lain. Aku tau kamu kecewa, tapi kamu berusaha diam dan bermain dengan ponsel ditanganmu. Kamu takut dibilang tidak dicintai. Kamu takut untuk kehilangan dia, dia yang selalu jadi matahari yang menyinari banyak planet, bukan bulan yang kehadirannya menghiasi malam hanya untuk bumi. Kamu cuma tertunduk, sambil sesekali ikut tertawa karena lelucon orang lain. Sedangkan aku ? aku hampir mati penasaran ingin tau lanjutan ceritamu.
Ah, kamu sudah selesai makan, aku hampir tidak sadar. Sedang apa ? Tanyaku padamu yang hanya kau jawab dengan sunyi. Ah, bodohnya aku, aku tau kamu hanya akan terdiam, tapi aku tetap saja menanyakan kabarmu setiap kali kita bertemu. Hei, ponselmu berbunyi ! seruku. Kamu mengambil ponsel itu dengan senyum terkulum, ada raut penantian disana. Sedetik kemudian wajahmu kembali tertekuk. Setelah beberapa kali memencet tombol, kamu kembali memasukkan ponsel itu disaku mu. Kamu tergugu, menunggu sesuatu yang berusaha kamu yakini, tapi kenyataannya tidak. Jam dikantin sudah menunjukkan waktu lebih dari jam istirahat sekolah. Siswa-siswa lain sudah kembali kekelasnya. Seharusnya kamu juga, tapi tidak, kamu berusaha menunggu, mengumpulkan serpihan keyakinan yang sempat ingin kau buang. Matamu mencari-cari sosok yang selalu kau doakan dalam doamu tiap malam. Setelah lelah mencari, kamu kembali duduk diam. Menimbang-nimbang apakah kamu harus kembali ke kelas, atau duduk saja disini, siapa tau dia akan lewat dan sekedar mengelus kepalamu. Lewat dua puluh menit dari waktu istirahat. Akhirnya yang kau nanti terlihat juga, berjalan bersama dua orang temannya. Senyum tipis mengembang di bibirmu, kalimat demi kalimat sudah terangkai di otakmu. Tapi ternyata dia hanya lewat begitu saja, tertawa riang. Bahkan untuk menatapmu saja dia tak sempat. Dia terlalu sibuk menjadi bintang. Sisa-sisa keyakinan yang tadi kau genggam terhempas sudah. Ini bukan pertama kalinya, aku tau itu. Setitik air sudah menggenang di ujung matamu. Ingin sekali aku menghapusnya dan mengelus pipimu. Tapi aku terlambat. Punggung tanganmu lebih cepat menghancurkannya. “Dia memang sibuk, bukan berarti dia mengacuhkanku” katamu dalam hati, memberi sugesti diri.  Empat puluh lima menit sudah kau hadir dihadapanku. Es jeruk yang kau pesan sudah habis. Bel jam pelajaran berikutnya sudah hampir berbunyi. Kantin kembali sepi. Begitu juga hatimu, aku tau itu. Andai saja aku yang kau nanti dan kau doakan, aku tak akan pernah membuatmu begini. Aku berjanji, di kehidupanku yang berikutnya, aku akan mencarimu, menjagamu, menyayangimu, dan memberikan segala yang aku punya. Memang bukan sekarang, karana kali ini, aku hanya sepotong kerupuk didasar kaleng yang siap disantap.
Hei, aku sendirian, tak ada lagi kerupuk lain dikaleng biru ini. Tandanya aku akan segera berpisah darimu, Ilalang. Yah, Ilalang, nama yang indah, aku tau itu dari panggilan ibu kantin kepadamu. Mungkin aku hanya akan berakhir ditempat sampah, karna kurasakan tubuhku mulai mengempis. Benar saja, tangan ibu kantin sudah meraupku. “Wah, sudah melempem ini kerupuknya, huh, buang saja lah” ujarnya seraya mengangkatku. “Eh, jangan bu, buat saya saja lah” kudengar suara malaikatmu, tak salahkah ? “Heh, jangan, yang lain saja. Bentar ya ibu ambilkan !” “Nggak, nggak usah bu, sayang kalau dibuang.” Kamu tersenyum. “Ya wis,  ini, ibu kasih gratis saja. Kamu kok belum masuk kelas sih Ilalang ? Tidak ada gurunya ?” “Terimakasih bu, Iya, jam kosong,  tadi saya disms Niar begitu.” “Oooo”. Ibu kantin kembali masuk ke dapur. Kini kembali aku dan kamu. Berdua. Aku tak menyangka kita akan sedekat ini. Perlahan tapi pasti aku hancur dan luluh masuk keragamu.  Bersatu dengan makhluk terimdah yang pernah kulihat. Kupanjatkan doa supaya aku tak membuatmu sakit perut atau tersedak. Juga agar dikehidupan yang akan datang, aku akan menjadi pangeranmu.
“Ugh, ugh.. ” Ilalang terbatuk kecil, rupanya kerupuk yang dia makan tadi benar-benar sudah melempem, dan membuatnya tersedak.  “Kenapa ? Aduuh, Tersedak ya ? Sini kuambilkan minum buatmu. Sebentar ya.” Bintang yang lewat bersama teman-temannya berhenti didekat Ilalang dan mengelus pelan pundaknya. Ilalang tertegun, tak percaya Bintang akan melakukannya. Kekasihnya itu, biasanya hanya akan menyalahkannya bila tersedak saat makan. Tapi kali ini dia memisahkan diri dari gerombolannya, bahkan mau mengambilkan air untuknya. Ilalang tersenyum, mungkin ini berkat kerupuk melempem  yang dimakannya barusan.

 

 

*banyak..banyak termimakasih pada Dee, lewat Filosofi Kopi-nya, yang banyak memberi inspirasi !*

24
Jun
08

degdegplash !

hiyee..
akhirrnya..
Happy Birthday beib !
wish u all the best ajja deeh.

uuh.
gg sia-sua semaleman ribut nelponin temen”.
sukses juga surprise party nya buat si pacar.

sekitar seminggu rencana buat bikin surprise party udah ada di otak, tapi belom tau caranya gimana.
akhirnya, setelah konsultasi sama teman”(yang temennya si pacar juga) akhirnya dapet ide juga deh.

malemnya, telpon pipit, memastikan buat rumahnya yang bakal dipake buat tempat party, trus telpon theo, buat memastikan temen” band nya (Tranquil Garden) bisa dateng, telpon icun buat memastikan makanannya.

rencananya, si pacar ma aku bakal kerumah pipit buat makan duren, secara si pacar ahli dalam soal memilih duren, jadi dia harus ikut ke rumah pipit.
dan yang ada dirumah pipit cuma 3 orang, theo, aan, laras ama pipit (orang” yang emang sering maen bareng), orang” yg lain (temen band-nya, ama temen” sekolah) ngumpet dikamar lain.
jadi si pacar gg tau klo temen” yang lain pada di rumah pipit.
abis itu, tiba” aku gg jadi ikut kerumah pipit, dan stay dirumah, si pacar tetep kerumah pipit. waktu si pacar ma pipit beli duren, aku kerumah pipit, dan standby nungguin si pacar balik dari bli duren
simpel sebenernya, tapi kejadiannya gg semulus itu.

yang terjadi adalah..
pagi, kesekolah, rapat buat 27’s project.
karna anak” yang dirumah pipit belom siap, terpaksa deh ngulur” waktu kepulangan.
dijalan, menuju pulang aku bilang aku gg bisa ikut kerumah pipit, ehh, tau” si pacar bilang, aku juga males nih.
mampus.
bisa gagal.
tapi setelah dibujuk”(dan diboongin dengan alesan si pacar harus nganterin barang titipanku buat pipit), akhirnya si pacar mau kerumah pipit.
akhirnya, aku nyampe rumah, dan si pacar kerumah pipit.
waktu si pacar ma pipit beli duren, aku dijemput Galan dan meluncur kerumah pipit.
setelah menunggu agak lama, disertai dagdiudug yang teramat sangat, akhirnya..
‘jeglek’ pintu rumah pipit kebuka, dan si pacar dengan tampang tanpa dosa muncul.
langsung aja kita nyanyi ‘happy birthday’.
dengan muka tambah bingung dan tatapan penuh curiga padaku yang lagi megang roti tart si pacar mulai mendekat, aku langsung nyuruh buat make a wish trus si pacar niup lilinnya deeh.
*make a wish nya apaan yak ? penasaran*
abis tu yawda, ngucapin happy birthday sambil (niatnya) cipiki (lha cuma satu pipi) tapi keduluan si pacar hhi..

hhf.
sayangnya si pacar harus cabut cepet”, mau belanja ama ibunya buat nyiapin acara” makan” dirumahnya malem ini.
yawda, setelah say thanks dan bla bla bla, si pacarpun pergi.

malemnya, diundang makan” ama si pacar dirumahnya.

aww. deg deg deg.

kirain bakal horor, ternyata gg jugak, ayah-ibu nya si pacar malah pergi, kita ( aku dan teman” serta teman”nya si pacar) makan spageti buatan ibu nya si pacar. *aww enak sekalee tante.. :) *

berhubung si pacar mau latian band, jam 9 malem dah pada bubar dehh.

hiyaaa.. hari yang melelahkan dan penuh dengan deg”-an. sekalii lagii.. happy birthday ya beib..

*tas cymbalnya pas gg tuh ? hhe.*

02
Jun
08

Damn yes i’m frustrated.

uh oh.

ini semua gg kan ada akhirnya. sampe kapan gini terus ? dikiranya yang capek tuh kamu doang apa ? yang ngerasa dipandang sebelah mata tuh kamu doang ? ngerasa gg kamu ? you did it to me to. in other way, tapi cukup bikin aku down. aarrrgghhhhwww.

02
Jun
08

..

Dia datang lagi, Tuhan.

Bersama angin menyayat awan.